Puja Mandala Lambang dari Kerukunan Umat Beragama di Bali

Puja Mandala, Nusa Dua, Bali - Pulau Dewata atau Pulau Seribu Pura keindahan objek pariwisatanya tidak perlu diragukan lagi mulai dari kawasan pantai hingga pegunungan memiliki daya tarik nya sendiri. Selain pemandangannya, adat dan budaya di Bali juga menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan. Namun ada sedikit kendala untuk wisatawan yang beragama islam seperti saya dalam hal melaksanakan ibadah solat jum'at karena masjid yang ada di Bali tidak sebanyak seperti yang ada di Pulau Jawa ataupun pulau-pulau indonesia lainnya hal ini dikarenakan masyarakat Bali mayoritas beragama Hindu. Walaupun masyarakat Bali mayoritas beragama Hindu namun mereka sangat mengedepankan toleransi/kerukunan kepada pemeluk agama-agama lainnya seperti islam, kristen, katolik, dan budha. Hal ini di tandai dengan adanya kawasan Puja Mandala.
Apa itu Puja Mandala?
Puja Mandala adalah suatu kawasan yang menjadi pusat peribadatan, dimana terdapat 5 bangunan tempat ibadah yaitu Islam, Kristen Katolik, Budha, Kristen Protestan dan Hindu. Kelima tempat ibadah itu masing-masing di beri nama Masjid Agung Ibnu Batutah, Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, Vihara Buddha Guna, GKPB Jemaat Bukit Doa dan Pura Jagatnatha

Sejarah Berdirinya Puja Mandala
Berawal dari keinginan umat islam yang ada di Bali untuk mendirikan masjid di sekitaran daerah Nusa Dua serta ide dari Menteri Pariwisata saat itu untuk membangun tempat ibadah dari 5 agama yang berada di dalam 1 kompleks sebagai simbol kerukunan umat beragama di Bali. Pada tahun 1994 Puja Mandala mulai di bangun di atas lahan seluas 2 hektar atas bantuan dari PT. Bali Tourism Development Centre.
Pendirian bangunan di serahkan kepada umat masing-masing agama dengan syarat pendirian bangunan harus sama tingginya. pada tahun 1997 Puja Mandala di resmikan oleh Mentri Agama pada saat itu yaitu Tarmidzi Taher dengan penyelesaian bangunan secara bertahap:
1. Masjid Agung Ibnu Batutah (1997)
Source @rilstory
2. Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa (1997) 
Source @rilstory
3. GKPB Jemaat Bukit Doa (1997)
Source @rilstory
4. Vihara Buddha Guna (2003)
Source @rilstory
5. Pura Jagatnatha (2005)
Source @rilstory

Walaupun tujuan awalnya dibangun Puja Mandala untuk fasilitas ibadah para wisatawan yang menginap di daerah Nusa Dua. Namun seiring berjalannya waktu kawasan Puja Mandala menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan.


Lokasi Puja Mandala
Dari Bandara Ngurah Rai menuju daerah Nusa Dua Kurang lebih 12 Km.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puja Mandala Lambang dari Kerukunan Umat Beragama di Bali"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel